KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, meninjau kesiapan revitalisasi sarana dan prasarana olahraga terpadu Lakidende di kawasan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra pada Senin sore. Pekerjaan fisik proyek ini dijadwalkan dimulai Selasa (13/10/2026) dan berlangsung selama 80 hari.
Dalam peninjauan tersebut, Andi memeriksa langsung kesiapan kontraktor, mulai dari peralatan, tenaga kerja, hingga kebutuhan teknis di lapangan.
“Kalau ini sudah jadi, sarana olahraga yang disiapkan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” jelasnya.
Proyek ini lahir dari keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra mengalihkan anggaran yang semula direncanakan untuk membangun Stadion Lakidende. Alih-alih membangun stadion baru, Pemprov memilih mengoptimalkan fasilitas olahraga yang sudah ada.
Sebelum pekerjaan fisik berjalan, proyek lebih dulu melewati tahap Mutual Check 0 persen (MC 0 persen), yaitu pemeriksaan dan pengukuran bersama untuk mencocokkan kondisi lapangan dengan dokumen perencanaan dan kontrak pekerjaan.
Cakupan revitalisasi cukup luas. Fasilitas yang dibenahi meliputi lapangan golf dan driving range, lapangan tenis indoor dan outdoor, lapangan softball, lapangan padel, kolam renang, lapangan basket, area skateboard, serta gedung Kantor KONI Sultra. Kawasan Lakidende nantinya diarahkan menjadi pusat aktivitas olahraga masyarakat sekaligus penunjang pembinaan atlet daerah.
“Kita berharap pembenahan tersebut memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi masyarakat maupun atlet yang menjalani pembinaan,” tandas Gubernur Andi Sumangerukka.