Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Puncak Bulan Bung Karno, 3.000 Penari Wanita Bawakan Kecak di Acara Bulan Bung Karno

by Ruang Politik
in Nasional
420 22
0
Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra/Ist

Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra/Ist

473
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Guruh mengakui bahwa dirinya mengikuti gagasan Soekarno untuk menampilkan Tari Kecak oleh penari wanita mulai dari tahun 1958 hingga pergelaran Asian Games 1962.

RUANGPOLITIK.COM —Putra bungsu Bung Karno, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra yang dikenal sebagai Guruh Soekarno, mempersembahkan tarian khas Bali, Tari Kecak, dalam acara puncak peringatan Bulan Bung Karno (BBK) pada tanggal 24 Juni 2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Tarian kecak ini melibatkan partisipasi 3.000 penari wanita.

“Dalam kesempatan ini, saya ingin mengingatkan bahwa saya akan menampilkan suatu cabang kesenian dari Bali, yaitu Tari Kecak. Seperti yang kita ketahui, Tari Kecak biasanya ditarikan oleh para pria di Bali.

RelatedPosts

Pelaporan Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

PDIP Sebut RUU Penyiaran Bukan Untuk Bungkam Masyarakat

Sindir Ribka Tjiptaning, Idrus Marham: Jangan Tutupi Jasa Soeharto dengan Emosi Politik

Namun, kali ini tarian tersebut akan ditarikan oleh 3.000 penari wanita,” ujar Guruh di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Kamis (22/6/2023).

Guruh mengakui bahwa dirinya mengikuti gagasan Soekarno untuk menampilkan Tari Kecak oleh penari wanita mulai dari tahun 1958 hingga pergelaran Asian Games 1962. Pada awalnya, tari Kecak dibawakan oleh pria.

Lebih lanjut Guruh menerangkan bahwa filosofi dari menggunakan penari wanita untuk tarian Kecak ini semula untuk menggambar bahwa wanita juga memiliki semangat juang berdarma bakti untuk tanah air tercinta.

“Awalnya, inisiatif untuk menampilkan Tari Kecak oleh wanita datang dari Bung Karno sendiri. Pada tahun 1958 dan 1959, serta pada Asian Games keempat pada tahun 1962, tarian Kecak ditampilkan oleh ribuan penari wanita. Dan saat ini, saya hanya melanjutkan apa yang telah dirintis dan digagas oleh Bung Karno, serta sebagai inisiatif yang sama dari Ibu Mega,” jelas Guruh.

Guruh juga mengungkapkan bahwa ia secara langsung diminta oleh Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri, untuk menyiapkan Tari Kecak dalam acara BBK tahun ini. Tarian Kecak ini akan diberi judul ‘Soekarnoyana’ dan akan dibawakan oleh penari wanita.

“Judul yang saya berikan pada tarian ini adalah ‘Soekarnoyana’. Biasanya, dalam tarian Kecak tradisional di Bali, ceritanya diambil dari kisah Ramayana, namun kali ini tari tersebut menceritakan tentang Bung Karno secara singkat. Jadi, ‘Soekarnoyana’ mengandung arti kisah atau riwayat tentang Soekarno, seperti riwayatnya Sri Rama dalam kisah Ramayana,” jelas Guruh.

Guruh menjelaskan alasan mengapa Tari Kecak ini akan dibawakan oleh penari wanita. Salah satu tujuan mendasar dari penampilan ini, menurutnya, adalah untuk menunjukkan bahwa wanita juga mampu melakukan sesuatu untuk kebaikan bangsa dan negara.

Guruh percaya bahwa wanita memiliki semangat juang yang kuat untuk berbakti kepada bangsa dan negara.

“Jadi, wanita tidak hanya dianggap lemah dan gemulai dalam tarian, tetapi wanita Indonesia juga memiliki kekuatan. Inilah yang akan ditampilkan dalam pertunjukan ini.

Tari Kecak ini juga akan memadukan unsur kesenian janger, dan oleh karena itu, saya memberikan judul ‘Kecak Janger’ pada pertunjukan ini dengan lakon ‘Soekarnayana’,” pungkas Guruh.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Haul Bung Karno
Previous Post

Truk Bermuatan Sembako Terguling dan Menimpa Rumah Warga di Bandar Lampung

Next Post

Polisi: Kasus Penjualan Ginjal di Bekasi Libatkan Jaringan Internasional

Ruang Politik

Next Post
Ilustrasi Ginjal/Ist

Polisi: Kasus Penjualan Ginjal di Bekasi Libatkan Jaringan Internasional

Recommended

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

2 hari ago
Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

2 hari ago

Trending

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

4 hari ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

3 minggu ago

Popular

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

4 bulan ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

3 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

7 hari ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

4 hari ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election