• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
29 - 09 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Sudan Bagaikan Kiamat, Disebut Lebih Parah dari Perang di Gaza

by Ruang Politik
in Kilas Update
452 9
0
Pasukan Militer Sudan. /Reuters

Pasukan Militer Sudan. /Reuters

493
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tentara Sudan menyatakan bahwa gerakan RSF dilakukan tanpa koordinasi dan dianggap ilegal. Krisis politik di Sudan telah terjadi pada Oktober 2021 ketika ketika militer menggulingkan pemerintahan transisi yang dipimpin oleh Perdana Menteri Abdalla Hamdok

RUANGPOLITIK.COM —Situasi di Sudan pada saat ini mencekam. Bahkan orang-orang yang tinggal di negara tersebut merasakan kengerian dengan kondisi pada saat ini.

Pada Sabtu, 15 April 2023 terjadi pertempuran antara militer Sudan dan pasukan paramiliter (RSF). Perang tersebut telah terjadi sejak Kamis, 13 April 2023 waktu setempat karena pengambilalihan kekuasaan.

RelatedPosts

Walikota Payakumbuh Hargai Masukan Fraksi DPRD Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Perkuat Peran Posyandu

Pemko Payakumbuh Target 40 Emas Pada Porprov Sumbar

Konflik tersebut terus berkelanjutan. Akibat pertempuran antara tentara Sudan dan RSF, asap tebal dari gencatan senjata membumbung tinggi.

Tentara Sudan menyatakan bahwa gerakan RSF dilakukan tanpa koordinasi dan dianggap ilegal. Krisis politik di Sudan telah terjadi pada Oktober 2021 ketika ketika militer menggulingkan pemerintahan transisi yang dipimpin oleh Perdana Menteri Abdalla Hamdok.

Para warga negara Indonesia (WNI) yang ada di Sudan kemudian dipulangkan ke Tanah Air. Selain itu, masih ada beberapa warga negara asing yang mau tidak mau tetap berada di negara tersebut.

Salah satunya yaitu Kullab, mahasiswa asal Palestina. Ia berada di Sudan untuk menempuh pendidikan di perguran tinggi jurusan kedokteran.

Disebutkan Kullab, kondisi di Sudan pada saat ini seperti kiamat. Jembatan-jembatan yang ditutup di dekat tempat tinggalnya di ibu kota negara tersebut, Khartoum dikatakan sebagai aksi biasa.

“Saya keluar dari rumah, tidak ada bajaj, tidak satu pun mobbil berhenti untuk membantu saya. Kawasan industri terbakar dan toko-toko tutup. Saya merasa ngeri seakan-akan hari itu adalah kiamat,” kata Kullab.

Aliran listrik dan air terputus ketika suara tembakan terus menggelegar dan roket yang tiada henti diluncurkan. Kengerian bertambah ketika melihat mayat berserakan.

Bahkan, untuk mendapatkan air, mereka harus membeli yang dijuak dari mobil tangki. Bukan air biasa, melainkan air asin yang berasal dari laut maupun sungai untuk diminum.

Dari kondisi tersebut, Kullab menilai jika perang di Sudan lebih parah dibandingkan dengan yang terjadi di Gaza yang juga merupakan daerah konflik.

“”Saat Anda melihat mayat berserakan dimana-mana, orang-orang kehilangan anggota tubuh, bank-bank dibakar, Anda merasa sangat tidak aman. Konflik di Sudan itu lebih buruk daripada perang di Gaza,” ujar Kullab.

 

Editor: B. J Pasaribu

(RuPol)

Tags: Perang sudanSudanWNI
Previous Post

Ganjar Buka Suara Soal Peluang Sandiaga Jadi Cawapres

Next Post

Ngeri di Sudan, Mayat Berserakan Bagaikan Kiamat

Ruang Politik

Next Post
Ilustrasi bendera nasional Sudan. /Reuters

Ngeri di Sudan, Mayat Berserakan Bagaikan Kiamat

Recommended

Walikota Payakumbuh Hargai Masukan Fraksi DPRD Payakumbuh

Walikota Payakumbuh Hargai Masukan Fraksi DPRD Payakumbuh

32 menit ago
Pemko Payakumbuh Perkuat Peran Posyandu

Pemko Payakumbuh Perkuat Peran Posyandu

36 menit ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Erick Thohir/ Ist

Pilpres 2024, Erick Thohir Bicara Kans Maju…

4 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Tragedi Virgo Transport 8, Legislator PDIP Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor

Tragedi Virgo Transport 8, Legislator PDIP Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor

2 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive