Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Klaim Luhut Terkait Penundaan Pemilu, Pengamat: Itu Data Dari Mana?

by Ruang Politik
in Nasional
427 9
0
Luhut Binsar Panjaitan/ youtube

Luhut Binsar Panjaitan/ youtube

466
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan klaim punya data aspirasi rakyat Indonesia yang menginginkan penundaan Pemilu 2024 hingga perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pengamat Politik Ray Rangkuti menilai klaim data yang disampaikan luhut tidak jelas. Sebab, dari berbagai lembaga survei diperoleh bahwa masyarakat menolak atas wacana tersebut.

RelatedPosts

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Pelaporan Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

PDIP Sebut RUU Penyiaran Bukan Untuk Bungkam Masyarakat

“Big data yang disampaikan Pak Luhut itu kan tidak jelas. Itu data dari mana, lembaga apa? Sementara dari data survei jelas sekali, bahkan sampai 80 persen menolak pemilu,” kata Ray, kepada RuPol, Sabtu (12/03/2022).

Lebih lanjut, Pendiri Lingkar Madani itu, mengatakan seharusnya pemerintah menggunakan lembaga survei yang kredibel dan terpercaya. Karena, lembaga dan metodologi yang digunakan sudah jelas.

“Jadi pemaksaan penundaan pemilu dengan berbagai alasan jelas tidak berdasar,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim pemilih Partai Demokrat, Gerindra dan PDIP mendukung usulan Pemilu 2024 ditunda dan perpanjangan masa jabatan presiden.

Luhut bicara demikian didasari big data berupa percakapan dari 110 juta orang di media sosial.

“Karena begini, kita kan punya big data, saya ingin lihat, kita punya big data, dari big data itu, kira-kira meng-grab 110 juta. Iya, 110 juta, macam-macam, Facebook, segala macam-macam, karena orang-orang main Twitter, kira-kira orang 110 jutalah,” kata Luhut kutip RuPol di kanal Youtube Deddy Corbuzier, Jumat (11/03/2022).

Luhut menyebut, big data itu menunjukkan ketidaksetujuan rakyat soal penyelenggaraan pemilu pada masa pandemi. Luhut mengklaim rakyat tak mau uang Rp110 triliun dipakai untuk menyelenggarakan pemilu.

Dia juga menilai aspirasi-aspirasi dari masyarakat tersebut sebagai bagian dari demokrasi. Persoalan wacana itu diwujudkan atau tidak, nantinya menjadi ranah MPR selaku pihak yang bisa mengubah atau mengamendemen UUD 1945 tentang pasal jadwal pemilu.

“Kalau rakyatnya terus berkembang terus gimana, nanti bilang DPR gimana, MPR bagaimana, ya kan konstitusi yang dibikin itu yang harus ditaati presiden. Konstitusi yang memerintahkan presiden, siapa pun presidennya,” ucap Luhut. (AFI)

Editor: Setiono

(RuPol)

Tak Satu Suara, Pengamat: Jokowi Harus Segera Panggil Ketum Partai Koalisi
Tags: big dataLuhut Binsar PandjaitanMenko Kemaritiman dan InvestasiRuang PolitikTunda Pemilu
Previous Post

Rakornas Golkar Susun Strategi Politik Pemilu 2024

Next Post

Pengamat: Klaim Luhut, Bukti Sifat Presiden Mendua Pada Rakyat

Ruang Politik

Next Post
Luhut Binsar Panjaitan/ Foto: PB PASI

Pengamat: Klaim Luhut, Bukti Sifat Presiden Mendua Pada Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan UHC Awards 2026

Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan UHC Awards 2026

11 jam ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

2 hari ago

Trending

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

3 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

2 hari ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

2 minggu ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

1 bulan ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election