Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Isu Reshuffle Kabinet, Pakar: Sebagian Menteri Jokowi Tidak Nyaman

by Ruang Politik
in Nasional
441 4
0
Wacana Reshuffle Kabinet/Ist

Wacana Reshuffle Kabinet/Ist

477
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Efriza mengatakan, para menteri enggan menjawab meski datang ke istana disinyalir adalah upaya mereka menghormati hak prerogatif presiden

RUANGPOLITIK.COM —Reshuffle di tubuh kabinet Jokowi sepertinya semakin marak terdengar. Adanya isu reshuffle pun membuat sebagian menteri tidak nyaman.

Sebab bisa saja reshuffle terjadi pada mereka masing-masing. Bahkan ketika ditanyakan pun, para menteri lebih sering menghindar dan tak menjawab pertanyaan awak media terkait isu reshuffle tersebut.

RelatedPosts

Pelaporan Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

PDIP Sebut RUU Penyiaran Bukan Untuk Bungkam Masyarakat

Sindir Ribka Tjiptaning, Idrus Marham: Jangan Tutupi Jasa Soeharto dengan Emosi Politik

Sehingga membuat banyak pertanyaan terkait reshuffle ini. Beberapa pengamat politik seperti M. Jamiluddin Ritonga Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul dan Efriza, Pengamat Politik Citra Insttute angkat bicara.

Jamiluddin mengatakan, seringnya isu reshuffle didengungkan, akan membuat sebagian menteri semakin tidak fokus pada pekerjaannya. Mereka merasa terganggu karena itu menyangkut jabatan yang mereka sandang.

“Reshuffle akan membuat kabinet lebih baik bila didasarkan pada kinerja. Menteri yang kurang dan tidak berkinerja baik diganti oleh sosok yang lebih mumpuni. Dengan begitu, menteri yang baru diharapkan dapat bekerja lebih baik. Menteri yang baru dapat melakukan inovasi sehingga meningkatkan kinerja,” kata Jamiluddin kepada RuPol, Rabu (1/2/2023).

Jamiluddin menambahkan, bila reshuffle didasarkan pada pertimbangan politisi semata, maka reshuffle tidak akan mendongkrak kinerja kabinet. Jamaluddin menjelaskan, bahwa tidak menutup kemungkinan reshuffle justru menghasilkan kualitas menteri yang lebih rendah.

“Kalau ini yang terjadi, reshuffle tentunya tidak akan meningkatkan kinerja kabinet. Karena itu, perlu dilihat reshuffle yang akan dilakukan Jokowi atas dasar kinerja atau politis,” ungkap Jamaluddin.

Dia menambahkan, pilihan itu akan menentukan reshuffle akan menghasilkan kabinet yang lebih baik atau justru makin merosot. Sedangkan Efriza mengatakan, para menteri enggan menjawab meski datang ke istana disinyalir adalah upaya mereka menghormati hak prerogatif presiden.

“Nah yang menarik adalah yang tidak hadir dari dua orang partai Nasdem. Sementara rapatnya mengenai hal terkait kewenangannya seperti mentan,” ujar Efriza kepada RuPol, Rabu (1/2/2023).

Dia menambahkan, kehadiran kedua menteri ini ditengarai Presiden Jokowi saat bertemu dengan ketua umum Nasdem Surya Paloh sudah menjelaskan kemungkinan keduanya di reshuffle. Efriza menambahkan, langkah komunikasi Jokowi ini adalah politik santun yang coba dilakukan istana.

“Ia membangun komunikasi secaea bersama, yang bisa jadi Nasdem kehilangan antara 1 atau 2 orang. Memungkinkan Nasdem sisa 1 kursi di pemerintahan. 1 kursi itu sebagai bentuk komitmen dari pemerintah karena Nasdem tetap sebagai pendukung pemerintah, sekaligus “hukuman” karena berkoalisi dengan barisan oposisi dan mendukung Anies Baswedan,” tandasnya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Kabinet JokowiReshuffle kabinet
Previous Post

Anies Ingkar Janji? Pengamat: Akan Jadi ‘Beban’ Kampanye

Next Post

Jelang Pemilu 2024, Tak Tutup Kemungkinan NasDem-Golkar Bahas Koalisi

Ruang Politik

Next Post
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Rabu (1/2/2023)/Ist

Jelang Pemilu 2024, Tak Tutup Kemungkinan NasDem-Golkar Bahas Koalisi

Recommended

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

1 hari ago
Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

1 hari ago

Trending

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

6 hari ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

3 hari ago

Popular

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

4 bulan ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

3 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

6 hari ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

3 hari ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election