Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Profesor Tulus: Hubungan Jokowi-Anies seperti Jejak Kaki Naga, Sulit Ditebak

by Rupol
in Nasional
500 10
0
Profesor Tulus Warsito, Guru Besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Pakar Diplomasi Hubungan Internasional

Profesor Tulus Warsito, Guru Besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Pakar Diplomasi Hubungan Internasional

546
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Nada sumbang terjadinya pergesekan politik dan hubungan yang kurang harmonis antara Presiden Joko Widodo dan Anies Baswedan, menjelang Pilpres 2024 mencuat ke permukaan. Apalagi bahasa ‘kecewa’ Jokowi ke Surya Paloh yang dulu mengusungnya, namun kini membelot ke Anies Baswedan membuat peta itu makin sulit dibaca.

Padahal Anies Baswedan sebelumnya masuk dalam tim pemenangan Jokowi-JK saat pilpres 2014 berhadapan dengan rivalnya Prabowo-Hatta. Dinamika ini kian panas, sejak Pilkada DKI Jakarta yang dianggap menjebloskan Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) ke hotel prodeo dengan kasus penistaan agama. Padahal Ahok adalah patner dekat Jokowi saat keduanya memimpin Jakarta.

RelatedPosts

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Pelaporan Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

PDIP Sebut RUU Penyiaran Bukan Untuk Bungkam Masyarakat

Dari fenomena politik yang berkembang saat ini, Profesor Tulus Warsito, Guru Besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Pakar Diplomasi Hubungan Internasional saat dihubungi RuPol.com, pada Selasa (25/10) mengatakan jika dalam hubungan politik semua bisa berubah.

“Hubungan politik, seperti halnya hubungan sosial lainnya, wajar saja berubah-ubah. Kadang sebagai kawan, kadang sebagai lawan. Hubungan akan otomatis menjadi baik kalau masing-masing pihak merasa diuntungkan satu sama lain. Kalo dirugikan, apalagi diremehkan terus,” jelasnya.

Hubungan ini juga bisa terlihat antara Jokowi dan Surya Paloh yang tak lagi satu arah untuk Pilpres mendatang, Profesor Tulus menilai semua bisa berubah.

“Seperti halnya antara Jokowi dan Anies, begitu juga antara Jokowi dan Surya Paloh. Hubungan diantara mereka akan bisa membaik jika masing-masing akan saling diuntungkan,” jelasnya.

Karena itu Profesor Tulus Warsito berpandangan, sebagai seorang akademisi bukan hal sulit bagi Anies untuk membangun diplomasi politik dengan Jokowi. Hanya saja beban dukungan PA 212 pasca Pilkada DKI Jakarta dulu menjadi tanggung jawab berat bagi Anies.

“Beban politik Anies sebagai gubernur sangat berat karena dukungan terlalu ekstrim dari PA 212, sehingga seolah-olah dia nggak bisa move on. Padahal sebagai akademisi dia cukup moderat pikiran politiknya. Diplomasi Anies terhadap Jokowi tidak semata-mata ditentukan oleh prestasinya sebagai gubernur, melainkan banyak yang lain yang masih mungkin dilakukan menjelang Pilpres 2024,” jelasnya.

Secara tersirat, Profesor Tulus menyatakan jika politik yang nampak dipermukaan bisa saja berbeda dengan yang terjadi dengan kenyataan.

“Hubungan Jokowi dan Prabowo membuktikan itu,” tegasnya.

Beliau juga menyampaikan,” Di filsafat politik China, arah politik itu seperti jejak kaki naga, nggak ada orang yang tahu kemana arahnya,” ucap beliau diplomatis. (IY)

Editor: Ivo Yasmiati

Tags: Guru Besar UMYPakar DiplomasiProfesor Tulus Warsito
Previous Post

Ray Rangkuti: Koalisi NasDem, PKS, Demokrat Akan Solid Dukung Duet Anies-AHY

Next Post

Usai Ikut Rapat Tim Kecil di Rumah Anies, Besok AHY Bakal Temui Surya Paloh

Rupol

Next Post
Usai Ikut Rapat Tim Kecil di Rumah Anies, Besok AHY Bakal Temui Surya Paloh

Usai Ikut Rapat Tim Kecil di Rumah Anies, Besok AHY Bakal Temui Surya Paloh

Recommended

Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan UHC Awards 2026

Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan UHC Awards 2026

5 hari ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

6 hari ago

Trending

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Peserta membawa foto-foto Pahlawan Nasional saat Parade Surabaya Juang di Surabaya, Jawa Timur, Minggu, 6 November 2022./Antara

10 Pahlawan yang Dijadikan Nama Jalan di Indonesia

2 tahun ago

Popular

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

6 hari ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

3 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

3 minggu ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

1 bulan ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election