• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
21 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Terkuak, Setelah Diberi Sekotak Peluru Bharada Elizer Sempat Ritual Sebelum Tembak Brigadi J

by Ruang Politik
in Kilas Update
442 23
0
Terdakwa Ferdy Sambo/Ist

Terdakwa Ferdy Sambo/Ist

498
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bharada E yang sudah mengetahui niat jahat atasannya itu, justru Bharada E dan Bripka RR juga tak memberi tahu korban Brigadir Joshua agar segar kabur dari kediaman atasan di Duren Tiga, Jakarta Selatan

RUANGPOLITIK.COM –Sidang perdana kasus pembunuhan Brigadir Joshua tengah berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022).

Dalam pembacaan dakwaan, terungkap Terdakwa Ferdy Sambo memberikan satu kotak amunisi (peluru) terhadap Bharada Eliezer yang diikuti ritual tertentu sebelum menghabisi nyawa Brigadir Joshua.

RelatedPosts

Pemko Payakumbuh Perkuat Kualitas Pendidikan

Pemko Payakumbuh Melakukan Sidak Ke SPBJ

Bersama Bupati, Menteri Kebudayaan Fadlizon Resmikan Pemugaran Masjid Tuo Ampang Gadang

Dalam persidangan itu juga terungkap bahwa Bharada Eliezer melakukan ritual tertentu sebelum eksekusi Brigadir Joshua.

“Ferdy Sambo memberikan peluru satu kotak peluru kepada saksi Bharade E untuk menembak Joshua,” ulas jaksa.

Bharada E yang sudah mengetahui niat jahat atasannya itu, justru Bharada E dan Bripka RR juga tak memberi tahu korban Brigadir Joshua agar segar kabur dari kediaman atasan di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

“Saksi E yang sudah mengetahui niat jahat terdakwa bukannya memikirkannya atau memberi tahu korban Joshua untuk kabur,” tukas jaksa.

Justru, imbuh jaksa, saksi Bharada E malah melakukan ritual terlebih dulu sebelum melakukan eksekusi Joshua.

“Terlebih dulu saksi E justru melakukan ritual dengan keyakinannya sendiri sebelum menembak Joshua,” papar jaksa saat bacakan dakwaan Ferdy Sambo.

“Wei kau tembak, wei kau tembak. Cepat tembak, perintah Ferdi Sambo kepada saksi E,” terang jaksa.

Usai Bharada E menembak Joshua dengan beberapa tembakan, terdakwa Ferdy Sambo juga melakukan penembakan di belakang kepala Joshua dengan satu tembakan.

Hal itu untuk memastikan tewas atau tidaknya korban Brigadir Joshua.

“Untuk memastikan Yosua meninggal atau belum, Ferdy sambo menembak satu kali kepala belakang Yosua yang membuat tengkorak kepalanya pecah,” kata jaksa dalam sidang perdana Ferdy Sambo ini.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

 

Tags: PN Jakarta SelatanRuang PolitikSidang Sambo Cs
Previous Post

Jamiluddin Ritonga: KIB Deklarasikan Capres pada September 2023 Hanya Untungkan Golkar

Next Post

Sempat Redup, Ini Sosok Krishna Murti Eks Atasan Ferdy Sambo

Ruang Politik

Next Post
Krishna yang saat ini menjadi Karomister Div Hubinter Polri dipromosi menjadi Kadiv Hubinter atau naik pangkat jadi irjen (bintang dua)/Ist

Sempat Redup, Ini Sosok Krishna Murti Eks Atasan Ferdy Sambo

Recommended

Pemko Payakumbuh Perkuat Kualitas Pendidikan

Pemko Payakumbuh Perkuat Kualitas Pendidikan

18 jam ago
Pemko Payakumbuh Melakukan Sidak Ke SPBJ

Pemko Payakumbuh Melakukan Sidak Ke SPBJ

18 jam ago

Trending

Mantan Koruptor Nur Alam Gabung PSI

Mantan Koruptor Nur Alam Gabung PSI

3 hari ago
PDIP: Pengerahan Komcad untuk Pengamanan Demo Mahasiswa Berdasarkan UU Dinilai Tidak Tepat

PDIP: Pengerahan Komcad untuk Pengamanan Demo Mahasiswa Berdasarkan UU Dinilai Tidak Tepat

6 hari ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

4 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive