Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangPemilu

PDIP: Keluarga Inti Kader Tidak Boleh Berbeda Partai

by Ruang Politik
in RuangPemilu
442 5
0
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bidang Ideologi dan Kaderisasi PDIP Djarot Saiful Hidayat /Ist

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bidang Ideologi dan Kaderisasi PDIP Djarot Saiful Hidayat /Ist

478
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Djarot juga memberikan pilihan bagi anggota keluarga inti kader yang ingin bergabung dengan partai lain, yaitu keluar dari PDIP atau memilih agar anggota keluarganya ikut bergabung dengan PDIP

RUANGPOLITIK.COM – Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi Partai, Djarot Saiful Hidayat, telah menjelaskan kebijakan ketat yang diterapkan oleh partai tersebut terkait dengan larangan bagi kader dan keluarga inti untuk bergabung dengan partai politik yang berbeda. Aturan ini diberlakukan untuk memastikan keseragaman dan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip partai.

Menurut Djarot, aturan tersebut berlaku bagi keluarga inti, seperti suami, istri, dan anak yang masih menjadi tanggungan orang tua. Djarot menyatakan, “Tidak boleh di dalam satu keluarga inti itu berbeda partai. Satu keluarga itu apa misalkan, suami istri. Apalagi? Anak. Itu tidak boleh. Itu yang dilarang, keluarga inti.”

RelatedPosts

Open Turnamen Bulutangkis Parmato Alam PB Merpati CUP 2024 Sukses Digelar

Perjalanan Sang Pemimpin YB.Dt. Parmato Alam Saat Menyambangi Masyarakat Payakumbuh

Mencari Sosok Ideal Untuk Payakumbuh” YB. Dt. Parmato Alam Tampil Gemilang

Namun, Djarot juga menekankan bahwa anak yang sudah tidak lagi menjadi tanggungan orang tua tidak termasuk dalam kategori keluarga inti. Meskipun demikian, partai tetap memberikan catatan kepada orang tua tersebut sebagai kader dan memahami bahwa kader yang anggota keluarga non-intinya bergabung dengan partai lain dianggap tidak dapat memberikan pendidikan politik yang seharusnya.

Djarot juga memberikan pilihan bagi anggota keluarga inti kader yang ingin bergabung dengan partai lain, yaitu keluar dari PDIP atau memilih agar anggota keluarganya ikut bergabung dengan PDIP. Ia menjelaskan, “Misalnya saya punya adik sudah berumah tangga, kemudian dia menjadi pengurus partai lain, itu catatan bagi saya.”

Selain larangan berbeda partai, Djarot juga menambahkan bahwa kader PDIP dalam satu keluarga tidak boleh mendapatkan penugasan atau jabatan publik yang sama. Misalnya, istri dan suami dilarang sama-sama maju sebagai anggota dewan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya dinasti politik di antara kader partai.

Djarot menjelaskan bahwa semua aturan ini bertujuan untuk menjaga prinsip-prinsip demokrasi dalam PDIP dan memastikan bahwa partai tersebut tetap berdiri di atas dasar-dasar yang kuat. Ia mengungkapkan, “Ini Partai Demokrasi Perjuangan, bos.”

Dalam hal Kaesang, putra dari Presiden Joko Widodo, Djarot menyatakan bahwa Kaesang tidak termasuk dalam keluarga inti Presiden karena telah berada di luar tanggungan orang tuanya. Oleh karena itu, PDIP tidak akan melarangnya untuk bergabung dengan partai politik lain. Meskipun demikian, Djarot menyarankan agar Kaesang tidak perlu terburu-buru dalam memilih partai politik.

Djarot juga tidak memberikan jawaban tegas ketika ditanya apakah PDIP telah mengajak Kaesang bergabung, namun, ia menyatakan bahwa partainya terbuka jika Kaesang berminat untuk bergabung dengan PDIP.

Kebijakan ketat ini menunjukkan komitmen PDIP dalam menjaga disiplin partai dan prinsip-prinsip demokrasi yang mereka anut.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: kaesang PangarepPDIPPSI
Previous Post

Peta Koalisi Pilpres 2024 Bergeser?

Next Post

Dibanding Erick Thohir dan Airlangga, Pengamat Sebut AHY Lebih Menarik untuk Cawapres Prabowo

Ruang Politik

Next Post
Prabowo Subianto menerima kedatangan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kediamannya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan/Ist

Dibanding Erick Thohir dan Airlangga, Pengamat Sebut AHY Lebih Menarik untuk Cawapres Prabowo

Recommended

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

5 jam ago
Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

2 minggu ago

Trending

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

4 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

2 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

2 minggu ago
Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

5 bulan ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election