• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
20 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Pengamat: Erick Thohir Lebih Mudah Galang Dukungan Partai Lain Tinimbang Muhaimin

by ruang politik
in Nasional, RuangTokoh
423 13
0
Ajak Gabung Erick ke PKB

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Erick Thohir/ net

466
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Erick Thohir dinilai jauh lebih berpeluang dibanding Muhaimin Iskandar dalam menggalang dukungan partai selain PKB untuk maju sebagai Capres 2024.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menjelaskan, selain elektabilitas, salah satu alasan Gus Yaqut mendukung Erick tinimbang Muhaimin bisa jadi karena Erick Thohir bisa menggalang dukungan dari partai lain selain PKB.

“Di sisi lain, Erick Tohir juga lebih mudah dalam menggalang dukungan Parpol dibanding Muhaimin. PKB memang menarik bagi mitra koalisi, tetapi tidak dengan Muhaiminnya.” tulisnya melalui pesan WA kepada redaksi RuPol, Senin (25/4/2022).

Dedi menambahkan, dari sisi potensi peningkatan elektabilitas dan penerimaan publik, Erick Tohir miliki peluang jauh lebih besar dari Muhaimin.

“Hal ini bisa karena beberapa hal, Erick Tohir sebagai profesional belum terdampak gerakan tidak percaya Parpol, sehingga namanya masih cukup baik untuk ditawarkan ke publik. Muhaimin bisa sebaliknya, itulah sebab Muhaimin sulit mendapat elektabilitas bahkan menyamai elektabilitas PKB sekalipun.”tandasnya.

Dalam Pemilu 2014 lalu, PKB sempat menggadang-gadang Rhoma Irama sebagai Capres. Dalam kunjungannya ke Jember pads 31 Januari 2014, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa Rhoma Irama tetap calon presiden PKB.

Saat itu, Pileg dilaksanakan terlebih dulu daripada Pilpres.
Dan terbukti, nama Rhoma yang digaungkan sebagai capres bisa menaikkan elektabilitas PKB di sejumlah daerah. Rhoma akhirnya tak jadi diusung sebagai capres. PKB justru brrkoalisi dengan partai lain mengusung Jokowi-JK sebagai Pasangan Capres-Cawapres 2014.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Berita Terkait:
Survey SMRC: Orientasi Pemilih Indonesia Cenderung Ke Nasionalis

SMRC Ungkap Ganjar dan Anies Menguat, Prabowo Melemah, Duet Anies-AHY Potensial

Survey SMRC: Prabowo dan AHY Tertinggi, Muhaimin dan Airlangga Nyungsep

Survey SMRC: Kepuasan Publik Atas Kinerja Presiden Menurun Dalam 3 Bulan Terakhir

Nah, apakah Muhaimin akan mengabaikan usulan Gus Yaqut agar PKB mencalonkan Erick dalam Pilpres 2024 nanti?
Dedi Kurnia Syah mengakui bahwa PKB memang cerdik dalam meningkatkan elektabilitas melalui tokoh populer di masa-masa Pemilu,

“Demikian halnya dengan Erick Tohir ini memungkinkan untuk itu (meningkatkan elektabilitas-red).”tandasnya

Editor: Chairul Achir
(RuPol)

Tags: Erick ThohirPilpres 2024PKBRuang Politik
Previous Post

Dukung Erick Thohir, Rivalitas Panjang Gus Yaqut Dengan Muhaimin

Next Post

BEM SI Tolak Keras Penggunaan Kata Mahasiswa Jadi Nama Partai

ruang politik

Next Post
BEM SI Tolak Keras Penggunaan Kata Mahasiswa Jadi Nama Partai/Ist

BEM SI Tolak Keras Penggunaan Kata Mahasiswa Jadi Nama Partai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Pemko Payakumbuh Gelar Sholat Idul Fitri 1447 H, DiBalai Kota

Pemko Payakumbuh Gelar Sholat Idul Fitri 1447 H, DiBalai Kota

19 jam ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

1 hari ago

Trending

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 hari ago
Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

1 minggu ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

1 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

1 hari ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 hari ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive